Album

Topeng Sahabat

Topeng Sahabat adalah album perdana grup musik yang beraliran Japanese Rock, J-Rocks yang dirilis tahun 2005.

Daftar lagu :

  1. Lepaskan Diriku
  2. Kuingin Kau Untukku
  3. Entah Bagaimana
  4. Into The Silent
  5. Topeng Sahabat
  6. Ceria
  7. Cahayamu
  8. Berharap Kau Kembali
  9. Selamat Tinggal Kekasihku
  10. Mestinya Ku Akhiri Semua
  11. Kono Mune Ni
  12. Serba Salah


    Spirit
    Di rilis tahun 2007
    Daftar lagu :
         1.  Spirit
         2.  Kau Curi Lagi,
         3.  Cobalah Kau Mengerti,
         4.  Juwita Hati,
         5.  PDKT,
         6.  Mestinya Kau Tahu,
         7.  Saatnya Ku Bicara,
         8.  Aku Harus Bisa,
         9.  Semakin Sendiri,
        10. Tersesal.



    Road To Abbey
    Di rilis tahun 2009
    Daftar lagu :
         1.  Intro (Road To Abbey),
         2.  Meraih Mimpi,
         3.  Hanya Aku,
         4.  Falling in Love (English),
         5.  Falling in Love (Indonesia)

     

    Rekaman di Abbey Road

    Senin, 11/8/2008 | 02:35 WIB

    YOGYAKARTA, SENIN - Band J-Rocks sedang girang. Bagaimana tidak? Dari penyelenggara pergelaran musik Soundrenaline 2008: Free Your Voice, mereka menerima hadiah membuat rekaman musik di Abbey Road Studios, London, Inggris.
    Hadiah itu didapat oleh grup yang terdiri dari Iman Taufik Rachman (vokal dan gitar), Sony Ismail Robbayani (gitar), Swara Wimayoga (bas), dan Anton Rudi Kelces (drum) setelah A Board, dewan pemberi apresiasi terhadap para peserta Soundrenaline, memilihnya menjadi The Best Band Who Can Free Their Voice dalam Soundrenaline 2008. Band yang memakai huruf J sebagai kependekan dari kata jiwa ini dianggap sebagai grup terbaik dalam menyuarakan apa yang ingin mereka sampaikan kepada publik musik.
    Tak tanggung-tanggung, J-Rocks menyingkirkan empat nomine lain, yaitu Nidji, PADI, GIGI, dan Saint Loco, empat band yang memiliki tempat terhormat di belantika musik Tanah Air. Pesan yang ingin disampaikan oleh J-Rocks adalah Save Our Music and Culture.
    "Kami enggak percaya bisa mendapat hadiah ini. Memang kami tahu apa yang kami bikin untuk menyampaikan pesan Save Our Music and Culture itu unik. Tapi, kami enggak nyangka kami mendapat penghargaan ini. Kami sudah punya beberapa lagu yang bisa direkam di sana, tapi belum kami pilih," kata Sony kepada Kompas Entertainment usai pengumuman peraih penghargaan tersebut di Caesar Lounge and Cafe, Yogyakarta, Senin (11/8) pukul 02.00 WIB.
    Sony bersama Anton, Wima, dan Iman akan menjalani rekaman musik di Abbey Road Studios yang legendaris. Studio yang dibangun pada 1931 itu sangat lekat dengan The Beatles,  karena band tersebut merekam sebagian besar album dan single mereka di studio bergaya Gregorian itu selama 1962-1970. Bahkan, Abbey Road dipilih menjadi judul album The Beatles, yang diluncurkan pada 1969 dan mengantar hit-hit seperti Something dan Oh! Darling.
    Meski begitu, Abbey Road Studios telah mencetak sukses puluhan artis musik lain seperti Cliff Richard, Radiohead, Pink Floyd, Oasis, Green Day, dan U2. Begitu terkenalnya studio itu, sampai-sampai band AS Red Hot Chili Peppers difoto telanjang hanya dengan kaos kaki jelek saat menyeberang zebra cross di depan studio tersebut. Congrats J-Rocks!

    Awal karir

    Awal 2004, J-Rocks menjuarai festival musik Nescafe Get Started 2004 yang disponsori oleh Nescafe, Trans TV, dan Aquarius Musikindo. Masing-masing personil meraih best vocalist, best guitarist, best bassist, dan best drummer. Mereka berhasil menjuarai festival tersebut dan berkesempatan membuat album kompilasi Nescafe Get Started yang merupakan awal bentuk kerjasama mereka dengan Aquarius Musikindo. Mereka akhirnya berhasil meluncurkan album perdana nya yang bertajuk "Topeng Sahabat" dengan label Aquarius pada pertengahan tahun 2005 dan mengisi dua lagu di album OST Dealova yaitu "Serba Salah" dan "Into The Silent".
    Band ini semakin dikenal sejak munculnya album kedua Spirit, J-Rocks memainkan bermacam-macam beat dan aliran musik seperti Rock'n Roll (Juwita Hati), Waltz / Victorian (Tersesal), Symphonic Metal (Aku Harus Bisa), blues, klasik, dan lain sebagainya.
    Pada lagu berjudul "Kau Curi Lagi" mereka berkolaborasi gitaris wanita, Prisa Rianzi dan pada lagu "Juwita Hati" mereka membuat video klip di Jepang yang digarap oleh Hedy Suryawan. Shalvynne Chang, Sato & Boppy berperan sebagai fans yang mengejar idolanya sampai ke Jepang . Tidak tanggung-tanggung, beberapa kawasan di Jepang termasuk Shibuya & Harajuku dijadikan lokasi syuting Video Clip. Konsep yang menarik membuat Video Klip ini populer di Indonesia.

    Personil J-Rock

    Iman

    Nama Lengkap : Iman Taufik Rachman

    Tanggal Lahir : Jakarta / 19 Juli 1982
    Zodiak : Cancer
    Gaya Permainan : Rock, Blues
    Pengalaman Band : Funky Kopral
    Band Saat Ini : J-Rock’s
    Pengaruh musikal : L’Arc~en~Ciel, Malice Mizer, Yngwie Malmsteen, Judy & Mary, Evergreen musik, Muse, RHCP, Nirvana, dll
    Posisi Dalam Band : Vocalis, Gitaris, Pianis, Song Writter
    Gitar : Fender Strat thn 73 (0,11) & G n L Tele (0,10)
    Efek : Boss GT-8 & JJ Tube Breaker
    Ampli : udah dijual, lagi nyari
    Gear Lainnya : Samsons wireles.. EV MIC KONDENSOR
    Prestasi : Juara 1 Nescafe Get Started 2004
    Buku Favorit : Komik2 Jepang, Buya Hamka, Imam Al Ghazalli, dll
    Album Favorit : All Nirvana album, all Yngwie Malmsteen album.. Jimi Hendrix.. SRV album… Tower of Power versi live.. Burning Organ (Paul Gilbert).. Cacophony.. All Extreme Album.. All L’Arc~en~Ciel album… Metallica Black Album… Sex Pistol (Neverind The Bollocks).. Slank (SUIT2 HE2X), Michael Jackson the greatest hits… Andy Williams The Greatest Hits.. Slipknot (Iowa), dll
    Iman sudah mulai mengenal musik semenjak masih bayi. Saat itu ia sudah sering mendengarkan musik jazz, blues, hingga musik sunda dari keluarganya. Mulai memainkan gitar karena 3 nama besar : Jimi Hendrix, Kurt Cobain, dan Yngwie Malmsteen.
    Saat band Funky Kopral mengadakan audisi untuk mencari gitaris, ia kemudian ikut dan terpilih sebagai gitarisnya. Di band itu ia mulai exist dari tahun 2001 awal hingga 203 akhir. Kemudian setelah keluar dari Funky Kopral, Iman kembali menghubungi temannya, Wima untuk menjalankan konsep band yang pernah ia rencanakan semenjak SMA. Karena sulit mencari vocalis yang cocok, akhirnya Iman lah yang mengambil posisi vocal. Awalnya band ini sempat menjadi spesialis atau band cover untuk Laruku. Kemudian karir mereka mulai menanjak setelah sukses di sebuah kompetisi musik.
    J-Rocks (JRS) memang masih baru dalam industri musik. Nama mereka mencuat setelah menjadi finalis dan akhirnya keluar sebagai juara pertama kontes musik yang diselenggarakan oleh Nescafe. Beberapa saat sebelum J-Rock Star mengikuti event Nescafe Get Started ini, Iman cs merubah nama J-Rock Star menjadi J-Rock’s saja. Pada babak grand final JRS berhasil mengalahkan 2 band saingan, B-Five (dari Makassar) dan Cool Khas (dari Jogjakarta). Memang warna musik yang ditawarkan oleh JRS saat itu belum ada di industri musik Indonesia. Akhirnya band ini mendapat kontrak rekaman dengan label Aquarius Musik. Album perdana pun di release dengan judul Topeng Sahabat. Album ini melempar hits ‘Lepaskan Diriku’ sebagai hits jagoannya. Video klipnya pun sudah sering tayang di TV. Hebatnya hits ini mampu bersaing dengan album-album dari band papan atas seperti Padi dan Dewa.
    Selain lihai dalam permainan gitar dan bernyanyi, skill bermain keyboard dan piano Iman juga sangat baik. Selain berperan sebagai gitaris dan vocalis, ia juga menjadi pencipta sebagian besar lagu-lagu di album perdana J-Rock’s. Karakter vocal yang kuat, dengan tehnis dan penjiwaan yang matang, range vocal yang lebar memudahkannya mengambil nada2 yang rendah sampai nada2 tinggi, bahkan tehnik falseto yang tetap terjaga artikulasinya.
    Anyway, kini makin banyak bermunculan band-band yang beraliran Japanese Rocks setelah munculnya JRS ini. Hal ini sangat baik untuk variasi jenis musik di Indonesia yang biasanya ‘itu-itu saja’ (baca: pop mellow).


    Sony

    Nama : Sony Ismail Robbayani
    Gaya Permainan : Rock
    Band Saat ini : J-Rock’s
    Pengaruh musikal : L’Arc~en~Ciel, Muse, Alicia Keys, The Beatles, Jimi Hendrix, RHCP, Siti Nurhaliza, Steve Vai
    Posisi Dalam Band : Lead Gitaris
    Gitar Yang Digunakan : Marlique Deluxe series (Pick Up VR extreme keluaran Tesla Pick Up Korea), PRS.SE Camouflage, Telecaster
    Ampli : Head Cabinet Carvin Legacy
    Prestasi : Juara 1 Nescafe Get Started 2004
    Nama Sony sebenarnya belum sepopuler gitaris-gitaris papan atas Indonesia seperti Eet Sjahranie, Abdee Negara, Jikun, dll. Namun di kalangan fans-fans musik Japanese Rock Indonesia, gitaris satu ini dikenal secara luas karena sedang populer berkat suksesnya penjualan album Topeng Sahabat bersama grupnya, J-RockStar (JRS).
    J-Rocks (JRS) memang masih baru dalam industri musik. Nama mereka mencuat setelah menjadi finalis dan akhirnya keluar sebagai juara pertama kontes musik yang diselenggarakan oleh Nescafe. Pada babak grand final JRS berhasil mengalahkan 2 band saingan, B-Five (dari Makassar) dan Cool Khas (dari Jogjakarta). Memang warna musik yang ditawarkan oleh JRS saat itu belum ada di industri musik Indonesia. JRS mengadaptasi musik L’Arc~en~Ciel dan beberapa artis Jepang lainnya. Akhirnya band ini mendapat kontrak rekaman dengan label Aquarius Musik. Album perdana pun di release dengan judul Topeng Sahabat. Album ini melempar hits ‘Lepaskan Diriku’ sebagai hits jagoannya. Video klipnya pun sudah sering tayang di TV. Hebatnya hits ini mampu bersaing dengan album-album dari band papan atas seperti Padi dan Dewa.
    Uniknya lagi band ini memiliki pembenci dan penggemar yang cukup loyal. Saya sering menemukan beberapa keluhan dari para penggemar musik-musik Japanese Rock terhadap JRS karena musik yang terdapat di album perdana JRS sangat ‘wannabe’ dengan musik-musik Laruku. Bahkan dari kostum sampai video klip bisa dibilang sangat mirip. Selain itu JRS dianggap kurang etis karena memakai nama J-Rocks sebagai nama band. Hal itu dianggap mempersulit dan membingungkan orang untuk menyebut J-Rocks (nama band) dengan J-Rocks (jenis musik). Beberapa orang di berbagai forum, mailing list, dan friendster bahkan sering menyebut judul lagu-lagu Laruku untuk menyebut judul lagu JRS. Beberapa orang sering menyebut C’est la vie untuk menyebut lagu JRS yang berjudul Ceria, dll.
    Namun banyak juga yang tadinya mencaci-maki, mendadak jadi bungkam begitu melihat penampilan live J-Rock’s. Pasalnya Sony punya skill bermain gitar diatas rata-rata. Dalam sebuah penampilannya di TV, ia dan sang vocalis yang juga gitaris, Iman, bermain sambil sedikit beratraksi dengan memainkan gitar di punggung.
    Kesuksesan JRS dipasaran tak lepas dari polesan Bongky (BIP) dan UJI (ex The Brur) yang memproduseri album ini. Kemampuan JRS semakin terasah tajam, aransemen musik mereka juga semakin variatif tanpa menghilangkan gaya khas quartet ini.
    Anyway, kini makin banyak bermunculan band-band yang beraliran Japanese Rocks setelah munculnya J-Rock’s. Hal ini sangat baik untuk variasi jenis musik di Indonesia yang biasanya ‘itu-itu saja’ (baca: pop mellow). Selain itu JRS juga selalu menampilkan sajian secara visual, sesuai dengan konsep musik-musik Japanes


    Wima

    Nama Lengkap : Swara Wimayoga
    Tanggal Lahir :Jakarta, 29 November 1981
    Zodiak : Sagitarius
    Gaya Permainan : Rock
    Band Saat Ini :J-Rocks
    Pengaruh musikal : Brian May, Tetsu Laruku
    Posisi Dalam Band : Bassist
    Prestasi : Piano course @ Yamaha Music Indonesia, Juara I Nescafe Get Started Band Competition (2004).
    Buku Favorit : The Devil and Miss Prym, Dragon Ball, Crayon Shincan, Master Cooking Boy, BreakShot, ‘n Da Vinci Code
    Music Favorit : L’Arc~En~Ciel, queen, muse, avanged sevenfolds, amusement on parks on fire, mew, jaco pastorius, nightmare, tokyo jihen, the wailers, radiohead, ramstein, voodoo glow skulls, me first and the gimme gimmes (based on my cellphone song list)
    Satu hal yang menarik dari Swara Wimayoga adalah Tato Phoenix Wima di lengan kirinya. Bukan lagi tato hitam blok tapi tato berwarna.



    Anton

    Nama Lengkap : Anton Rudy Kelces
    Tanggal Lahir :Jakarta, 17 Agustus 1982
    Zodiak :Leo
    Gaya Permainan : Rock
    Band Saat Ini : J-Rocks
    Pengaruh musikal :Tre Cool
    Posisi Dalam Band :Drummer
    Prestasi :Drum course @ purwacaraka, Backing vocal for itatara (sony Wonder), Juara Nescafe Get Started Band Competition (2004).
    Buku Favorit :Kung Fu Boy, Kung Fu Komang, Detective Conan, Lupus
    Music Favorit :
    Film Favorit : Cinderella Man, Ghost, Armageddon, My Sassy Girl, Notting Hill, Moulin Rouge, My Bestfriend’s Wedding, Autumn in New York, Love Actually, Serendipity, Pretty Woman, and all of Julia Roberts’ movies

    Asal usul J-Rock

    J-Rocks adalah band yang berdiri pada tahun 2003 dengan personil Iman (vokal, gitar), Sony (gitar), Wima (bas), dan Anton (drum). Aliran band mereka adalah Japanese pop/rock. Album perdana mereka, Topeng Sahabat dirilis pada tahun 2005 dan mengisi dua lagu di album OST Dealova yaitu “Into the Silent” dan “Serba Salah”. Saat ini mereka dinaungi oleh label Aquarius Musikindo. Pencinta J-Rocks biasa disebut J-Rockstars.
    Nama J-rocks sempat menjadi kontroversi di kalangan pecinta musik jepang di indonesia. Nama ini seakan mewakili genre Japanese Rock. Inspirasi nama J-ROCKSTARS adalah dari sebuah stiker bertuliskan ROCKSTAR, dengan harapan suatu saat akan menjadi Rockstar. Dan ditambahkan huruf J di depannya untuk mewakili band itu sendiri dengan alasan J bisa berarti Jepang karena awalnya mereka memainkan J-Music, Jakarta karena mereka berasal dari Jakarta, Jujur dalam bermusik dalam artian memainkan apa yang bener-bener mereka suka dan ingin memainkan musik yang ber-soul (jiwa). Dan akhirnya karena permasalahan pengucapan akhirnya nama J-ROCKSTARS disingkat menjadi J-ROCKS. Nama J-ROCKSTARS sendiri akhirnya menjadi nama fans J-ROCKS.
    Awal 2004 JRS (singkatan dari J-ROCKSTARS) mengikuti festival musik Nescafe Get Started 2004 yang disponsori oleh Nescafe, Trans TV dan Aquarius Musikindo. Mereka berhasil menjuarai festival tersebut dan berkesempatan membuat album kompilasi Nescafe Get Started yang merupakan awal bentuk kerjasama mereka dengan Aquarius Musikindo. Dan akhirnya pertengahan 2005 mereka berhasil meluncurkan album perdana nya yang bertajuk “Topeng Sahabat” dengan label Aquarius.
    Band ini semakin dikenal sejak munculnya album kedua. Pada lagu berjudul ‘Kau curi lagi’ mereka memperkenalkan gitaris wanita, Prisa. Dan pada lagu ‘Juwita Hati’ mereka membuat video klip di Jepang yang digarap oleh Hedy Suryawan. Selvin,Sato,Boppy pada video klip ini berakting sebagai fans J-Rocks yang mengejar idolanya sampai ke negeri Sakura. Konsep yang menarik membuat video klip ini populer di Indonesia.
    J-Rocks mencetak sejarah. Grup musik tanah air itu akan menjadi yang pertama rekaman di Studio Abbey Road, London, Inggris. Kesempatan langka itu merupakan hadiah setelah J-Rocks dinobatkan sebagai pemenang A Mild Live Soundrenaline 2008 “Free Your Voice”.
    Kesempatan untuk rekaman di Abbey Road merupakan hadiah atas terpilihnya J-Rocks sebagai “The Best Band who can Free Their Voice” dalam acara A Mild Live Soundrenaline 2008 ‘Free Your Voice’ Agustus lalu. J-Rocks yang terdiri dari Iman (vokal, gitar), Sony (gitar), Wima (bass) dan Anton (drum) berangkat ke London bersama tim manajemen dan sound engineer. Ada tiga lagu yang sudah disiapkan sebelumnya untuk direkam di studio Abbey Road. Yaitu, Falling in Love, Hanya Aku, dan Meraih Mimpi. “Itu adalah lagu-lagu yang sudah dipilih secara bersama dan memang sudah kami persiapkan sejak lama,” kata Anton lewat press release dari pihak A Mild.
    J-Rocks pun melakukan proses setup yang butuh waktu tidak sebentar. Begitu semuanya siap, lagu pertama yang mereka rekam adalah Falling in Love.
    Di sela-sela waktu istirahat, J-Rocks beberapa kali terlihat bertukar pikiran dengan sang sound engineer kawakan itu. “Ada banyak sekali yang dapat kami pelajari dari Christ. Ia mengajari kami teknik-teknik lain yang tidak kami peroleh selama kami di Jakarta,” kata Wima. Bahkan, menurut Iman, Christ juga membantu mereka menterjemahkan lirik lagu Falling in Love versi Inggris.
    Proses rekaman untuk ketiga lagu J-Rocks hanya membutuhkan waktu selama dua hari. Di hari ke-3, Christ melakukan proses final mixing untuk lagu-lagu itu. Sambil menunggu, J-Rocks membuat video clip untuk lagu Falling in Love dan berfoto di zebra cross legendaris Abbey Road dengan mengenakan batik yang sudah mereka persiapkan dari Jakarta.
    Bagi J-Rocks, yang didirikan lima tahun lalu, perjalanan menuju Abbey Road Studios diharapkan bisa menjadi pintu gerbang untuk bisa go international. Band beraliran musik pop, klasik, blues, dan rock ini memang banyak dipengaruhi oleh Japanese pop/rock.
    Abbey Road Studios didirikan pada November 1931 oleh EMI di London. Sejumlah artis musik tersohor pernah merekam lagu mereka di studio itu, seperti Pink Floyd, Oasis, Green Day, Placido Domingo, dan Spice Girls.