Dengar suara sound check, fans VAMPS bergemuruh


Belum lagi VAMPS tampil di atas panggung, penonton Hyper Wave Festival 2013 sudah berteriak memanggil-manggil sang idola. Di hari kedua gelaran tersebut VAMPS menjadi penampil yang paling ditunggu-tunggu.

Baru terdengar suara hentakkan pukulan drum atau lengkingan senar gitar, serentak penonton langsung mengacungkan dua jari berbentuk V yang menjadi simbol para fans menyambut band idola mereka. Padahal semua itu baru sekedar sound check.

Teriakan VAMPS pun membahana seantero venue konser. "VAMPS, VAMPS, VAMPS..," teriak penonton kompak bersamaan di Lapangan Parkir Kolam Renang Senayan Jakarta, Jumat (29/11) malam.

Ini kali pertama band yang digawangi oleh HYDE (vokal), K.A.Z (gitar), Ju-ken (bass), Arimatsu (drum) dan Jik (Keyboard) tampil di Jakarta. Bahkan hanya di Jakarta khusus untuk Asia.

Tak hanya VAMPS, di hari kedua gelaran Hyper Wave Festival 2013 juga dihibur oleh penampilan 2 band dalam negeri. Pride sebagai band pembuka yang diteruskan dengan Pewe Gaskin.

VAMPS : Jakarta tidak kalah antusias dengan Chili


Tak sedikit negara yang sudah dijelajahi band rock VAMPS untuk menggelar konser. Negara Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa dan Asia tak luput disinggahi.

Dari sekian banyak tempat yang mereka singgahi, ternyata ada penonton konser di satu negara yang membuat mereka terkesan.

"Selama tur antusiasme yang paling besar itu di Chili. Sampai-sampai Polisi ikut turun. Saya kaget banget," ungkap HYDE sang vokalis di Hotel Sulthan Jakarta, Jumat (29/11).

Menurut K.A.Z, fans VAMPS di Jakarta pun tak kalah besar antusiasnya. Bahkan saat mereka tiba untuk meramaikan Hyper Wave festival 2013 hari kedua, polisi turut mendampingi.

"Chili, antusiasnya sangat tinggi. Jakarta juga nggak kalah. Saat datang, kita sampai didampingi polisi. Dan keadaan itu menyenangkan sekali," timpal K.A.Z.

Band rock Jepang Vamps berhasil "menggigit" Jakarta


Jakarta - Band rock Jepang Vamps tampil "menggigit" di hadapan ratusan penonton Hyper Wave Festival 2013, Jumat malam. Bila vampir dikenal sebagai makhluk penyedot darah, maka Vamps berhasil menyedot antusiasme para penggemarnya di Jakarta yang dituangkan menjadi 1,5 jam penampilan penuh stamina.

Belasan lagu dari band yang digawangi Hyde dari L'Arc~en~Ciel dan K.A.Z dari Oblivion Dust berhasil membuat para muda-mudi berjingkrak-jingkrak mengikuti hentakan musik rock di Lapangan Parkir Kolam Renang Senayan.

"Life on Mars", "Devil's Side", Samsara", "Ahead", "Angel Trip", versi cover dari Shampoo "Trouble", dan "Love Addict" dibawakan Vamps dengan penuh energi. Mereka pun menampilkan lagu bertempo lebih pelan seperti "Sweet Dreams", serta beberapa lagu encore seperti "Revolution".

Mereka semakin menggila saat melihat Hyde dan K.A.Z beraksi bagaikan makhluk imortal yang tidak mengenal lelah di panggung.

Hyde yang Januari mendatang genap berusia 45 tahun terlihat lebih muda dari umur aslinya. Dengan rambut gondrong dan topi fedora, pria bernama lengkap Hideto Takarai itu nyaris telanjang dada. Dia hanya mengenakan jubah hitam transparan yang memamerkan dada dan perut ratanya dipadu dengan celana sebetis berwarna senada.

Bila sedang tidak memainkan gitarnya, dia akan menyusuri sisi panggung dan berjoget meliuk-liukkan tubuhnya dengan semangat mengikuti irama lagu. Meski sebagian besar membawakan lagu rock yang menguras tenaga, pria yang pernah berakting dalam "Moon Child" itu tidak terlihat kesulitan. Suaranya tetap stabil dan merdu meski dia bernyanyi sambil melompat kesana kemari dengan pergantian lagu yang jedanya pendek.

"Dia masih kelihatan kayak umur awal 30an. Staminanya bagus banget, " kata Lescha Mayseeta (24) mengomentari penampilan penyanyi yang sudah berkarir selama dua dekade.

Pria yang tahun lalu menyambangi Jakarta bersama band L'Arc~en~Ciel itu sering menyapa penonton dengan bahasa Indonesia yang lebih mumpuni dibanding dulu. Tentu saja itu membuat penggemarnya menjerit-jerit senang.

"Selamat malam, kangen enggak?" tanya Hyde dalam bahasa Indonesia yang disambut histeris.

"Acaranya seru enggak? Gue juga? Lapar banget nih, mau makan penonton yang paling seru!! Dimana ya?" goda Hyde sambil melihat ke sekeliling penonton.

Dan nyaris semua orang mengajukan diri dengan mengacungkan telunjuk dan jari tengah membentuk "V".

K.A.Z yang mengenakan atasan hitam dengan celana senada tidak banyak berbicara. Pria yang baru pertama kali datang ke Indonesia itu berkomunikasi dengan penonton lewat lengkingan gitarnya di sepanjang lagu.

"Kalian senang? Aku juga. Aku ingin bertemu kalian lagi. Kalian mau bertemu aku lagi?" tutup Hyde.

Jumlah penggemar yang hadir memang tidak seberapa dibanding ribuan orang di konser perdana L'Arc~en~Ciel setahun silam, namun raut bahagia terlihat dari ekspresi kerumunan yang bubar usai Vamps berpamitan. Stamina para penonton yang "disedot" Vamps akibat heboh berjingkrakan diganti dengan seulas senyum puas.

"Gokil banget! Enggak menyesal bela-belain pulang kantor, terjebak hujan dan macet, tapi lihat senyum sumringah Hyde dan K.A.Z menyapa fans pakai bahasa Indonesia," ungkap Ades, salah satu penonton di bagian VIP.

"Hyde tambah bagus dan jadi gaul gitu dibanding tahun kemarin, yang jelas hari ini satu badan pasti sakit semua karena lompat-lompat dan headbang," tuturnya.

Dia pun memuji para penonton yang tidak rusuh meski ini adalah konser rock.

"Salut sama penonton cowok-cowoknya, kompak banget! Biar ini konser rock tapi enggak ada yang lebay dan semua menikmati performance dengan apik," imbuhnya.

Sementara itu, Adit Rahmawan (21) yang mengenakan kaos bertuliskan Vamps merasa malam ini penampilan keduanya tidak bercacat.

"Perfect banget, seperti yang mereka janjikan kemarin (saat promosi di sebuah stasiun televisi) kalau mereka akan tampil sempurna, dan ternyata memang sempurna."

Vamps, Band Jepang Ini Puaskan Penggemar di Jakarta


Band rock asal Jepang, Vamps, akhirnya berkunjung ke Jakarta. Band yang terbentuk sejak 2008 inipun tampil dalam Hyper Wave Festival 2013 dan sukses memuaskan seluruh penggemar dengan lagu-lagu andalan mereka.

Dalam konser yang digelar pada 29 November lalu tersebut, Vamps yang digawangi Hyde (L’Arc~en~Ciel) dan K.A.Z (Oblivion Dust) ini tampil penuh semangat selama sekitar 1,5 jam. Hyde, si vokalis yang usianya sudah 44 tahun ini terlihat begitu enerjik dan sangat menguasai panggung.

Aksi Hyde yang begitu maksimal mampu membuat seluruh penonton ikut bernyanyi atau sekadar bersorak. Tak hanya Hyde, K.A.Z sang gitaris pun tak kalah hebohnya saat beraksi di atas panggung. Tak ayal lagi, duo rocker ini sukses menghentak Jakarta dan membuat penampilan mereka menjadi yang tak terlupakan bagi para penggemar.

Tidak hanya bernyanyi dengan suara khasnya, Hyde yang  terlihat masih sangat muda ini juga beberapa kali menyapa penggemar dengan bahasa Indonesia.

    “Selamat malam, kangen enggak? Acaranya seru enggak?” ucapnya yang langsung disambut sorakan penonton.

Selama konser, Vamps sempat membawakan beberapa lagu hits yang tentunya sudah tak asing lagi di telinga fans mereka. Sebut saja Devil Side, Angel Trip, Love Addict, Sweet Dream, Revolution, Samsara, dan masih banyak lagi.

Rahasia Kesuksesan L'Arc~en~Ciel



Kehebatan seseorang bisa diukur dari kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan perubahan. Seperti yang kita ketahui, industri musik adalah sebuah bisnis yang fluktuatif. Inovasi harus dilakukan agar karya yang dihasilkan tidak terdengar membosankan.

Dengan kriteria di atas, dapat dikatakan bahwa L'Arc~en~Ciel adalah band J-rock yang hebat. Band yang namanya terinspirasi dari sebuah kata dalam bahasa Perancis yang secara harfiah berarti 'Pelangi' ini akan menggelar konser perdana mereka di Indonesia pada hari ini, 2 Mei 2012.

"Musisi memang harus tetap keep up dengan trend, namun tantangan yang sesungguhnya adalah meramu trend dangan karakter band sehinggga dapat menghasilkan kombinasi yang pas untuk penikmat musik"


"Pada dasarnya setiap band bisa membuat musik. Namun, kemampuan membuat musik saja tidak cukup. Sebagai musisi yang terjun ke dalam industri kreatif seharusnya juga memiliki kemampuan untuk menangkap trend," ucap Tetsuya.

Berkarya sejak tahun 1991 tentunya membuat L'Arc~en~Ciel dapat dikategorikan sebagai salah satu band yang mampu beradaptasi dengan perubahan. Bahkan, semakin panjang umur mereka, semakin bertambah pula fans mereka. Ambil contoh di Indonesia saja, tidak sampai 5 menit setelah loket penjualan tiket online untuk konser L'Arc~en~Ciel dibuka tiketnya sudah habis. Hal ini menunjukkan bahwa animo masyarakat untuk menyaksikan konser L'Arc~en~Ciel tergolong tinggi.

Selain itu, mereka juga pernah meraih rekor band dengan penjualan tiket tercepat di tahun 2006 untuk konser L' Anniversary di Tokyo Dome. Hanya dalam waktu dua menit, tiket konser mereka sudah habis terjual.

Hyde juga menambahkan bahwa kemampuan untuk menangkap trend saja tidak cukup, "Musisi memang harus tetap keep up dengan trend, namun tantangan yang sesungguhnya adalah meramu trend dengan karakter band sehingga dapat menghasilkan kombinasi yang pas untuk penikmat musik."

Tidak diragukan lagu bahwa L'Arc~en~Ciel adalah band yang mampu mengkombinasikan dua hal tersebut, sehingga mereka bisa bertahan, bahan cenderung berkembang di industri musik dunia.

L'Arc~en~Ciel Live in Paris 2008


Banyak kejadian unik di konser laruku pada tahun 2008 di paris kemarin, salah satunya tema konser itu sendiri. konser tsb bergaya pirates dengan panggung yg dihias Layar Kapal bajak laut di bagian belakangnnya, kostum yang dipakai Hyde pun bergaya ala JACK SPARROW di film pirates of the caribbean.

Kalau saya lihat Hyde spertinya cocok jika berperan sebagai jack sparrow di film pirates of the caribbean karna gaya dan gerakannya yang khas dan konyol itu bila sedang membawakan lagu.


Dengan aksi Hyde yang aktraktif dan lighting panggung yang menakjubkan penonton terbawa suasana seaakan lupa dengan hal yang lainnya, bahkan penontonpun ada yang sampai menangis. seperti konser" laruku yang sebelumnya di konser ini pun personil laruku memberikan banyak hal yang berbeda. salah satu kejadian yang paling mengejutkan adalah sewaktu ken terjatuh akibat ledakan kembang api, saat itu mereka akan membawakan lagu Seventh Heaven. pada saat opening lagu tsb dikejutkan dengan kembang api yang harusnnya memeriahkan suasana, tetapi salah satu kembang api mengenai tangan kiri Ken. Setelah terkena kembang api ken lalu tersungkur menahan kesakitan. lalu hyde, tetsu dan yukihiro bingung dan lagu pun di hentikan.


Setelah itu Ken dibawa ke belakang panggung untuk di rawat, Hyde, Tetsu dan Ken menunggu di belakang panggung dengan cemas berharap Ken baik" saja dan konser bisa di lanjutkan, sambil menunggu hyde sempat merokok, tidak lama kemudian akhirnya dia main kembali!, waktu dia kembali menyapa penggemarnya (mungki cuma ken yang punya kemampuan bahasa inggrisnya bagus), dan bilang bahwa dia baru selesai buang air besar dan ngeluarin pupnya 3 kali!!! kacau deh!!! haha~. Konser kembali dilanjutkan lagu Seventh Heaven kembali dibawakan.

Itu salah satu kejadian yang unik di konser L'Arc~en~ciel di paris. Oh ya, waktu membawakan lagu Stay Away juga menurut saya unik karena pertama lagu itu di bawain dengan posisi vokalis menjadi Tetsu dan Hyde di gitar, trus gak lama posisi pindah yang paling mengejutkan adalah Ken menjadi vokalis, trus udah itu Ken menuju ke Yukihiro dan yukihiro ngasihin stick drum ke Ken, lalu posisi vokalis digantikan oleh Yukihiro, jujur saya baru pertama kali melihat kalau Yukihiro nyayi wkkkkk

Usai konser, L'Arc~en~Ciel janji akan kembali ke Indonesia



JAKARTA: Konser band rock asal Jepang, L'Arc~en~Ciel ditutup dengan lagu “Niji” dan janji Hyde (vokalis) untuk datang lagi ke Indonesia.

“Terima kasih Jakarta, kami akan kembali, `matte` (tunggulah),” kata Hyde sambil melambaikan tangan sebelum menyanyikan lagu Niji di Lapangan D Senayan, Jakarta, Rabu malam (2/5).

L'Arc~en~Ciel tampil membawakan 19 lagu dalam konser `outdoor` yang berdurasi dua jam yang terdiri atas hits-hits mereka, antara lain “Ready Steady Go”, “Hitomi no Jyuunin”, “Fourth Avenue Cafe”, dan “Stay Away”.

Namun penonton yang berjumlah sepuluh ribu orang, berdasarkan tiket yang disediakan panitia dan habis terjual, bisa ikut bernyanyi bersama di hampir semua lagu.

Terlebih di saat-saat Hyde mengarahkan pengeras suaranya ke arah penonton, seperti saat mereka membawakan dalam lagu “Anata”.

Konser L'Arc~en~Ciel di Jakarta berjalan lancar meskipun beberapa kali sempat diguyur hujan dan penonton harus menunggu selama satu jam dari jadwal konser seharusnya dimulai, yakni pukul 19.00 WIB.

Namun para penonton tetap berdiri di tempat mereka masing-masing, “Apalah arti menunggu satu jam setelah menanti kedatangan mereka selama sepuluh tahun,” kata Rizky Ahmad (30) yang mengaku penggemar L'Arc~en~Ciel sejak sekolah menengah pertama.

Konser L'Arc~en~Ciel di Jakarta merupakan bagian dari rangkaian tur dunia mereka ke sebelas negara, yakni untuk menandai 20 tahun karier mereka di dunia musik.

Usai menggelar konser di Lapangan D Senayan, Jakarta, pada Rabu (2/1), Laruku akan melanjutkan turnya ke Seoul, Korea Selatan, pada 5 Mei.

Sebelum ke Jakarta, Laruku telah tampil di Singapura, Paris, London, New York, Taipei, Shanghai, Bangkok, dan Hongkong.